les privat, guru les privat, guru kerumah, guru les, guru privat, super intensif, les privat kerumah, les privat matematika,fisika,kimia,biologi,ekonomi,akutansi,ipa,ips,sd,smp,sma,simak ui,sbmptn,snmptn

http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/12/1448547-bis-sekolah-bahasa-inggris-anakanak-anak-sekolah-p.jpg
Sebanyak 500 pelajar SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA dinobatkan sebagai Duta Anak untuk Sekolah/Madrasah Aman.
Para pelajaran ini berperan aktif dalam upaya penaggulangan risiko bencana di sekolah/madrasah serta menjadi tutor sebaya.

Pelajar yang terpilih menjadi Duta Anak untuk Sekolah/Madrasah Aman tersebut berasal MI dan MTs Terpadu Al Gozali, SMPN 11 Bandung, MAN 1 Bandung, SDN Coblong 4 Bandung, SMA dan SMK Bhakti Nusantara, SMPIT Al Bantari Cianjur, SMPN 1 Ciparay, SMPN Campaka Cianjur, SMAN 1 Mande, SDN Ibu Dewi 3 Cianjur, SMAN 1 Karawang, SMAN 1 Tasikmalaya, SDN Tilil 2 Bandung, SDN Rancaloa, SDN Pelesiran Bandung, peserta didik berprestasi dari Kabupaten Bandung Barat.

Ada juga dari Kelompok Kerja (Pokja) Gerakan Siswa Bersatu dari Forum Anak Desa Gunung Agung, Sindang Anom dan Sidomulyo Kabupaten Lampung Timur

Nurul Fitry Azizah, Direktur Green Smile Inc, Senin (18/2/2013), menjelaskan penyematan pin dan penyerahan Sertifikat Duta Anak untuk Sekolah/Madrasah Aman dari Bencana dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Agama, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Kantor Kemenag Jawa Barat dan Kantor Kemenag Kabupaten Bandung.

Hadir juga perwakilan Dinas Pendidikan Kota Bandung, BPPKB Kabupaten Bandung dan perwakilan komite sekolah/madrasah, guru dan kepala sekolah yang mengirimkan Duta Anak.

Program ini dilaksanakan oleh Perkumpulan Keluarga Peduli Pendidikan, 25 Tahun ITB 88, Green Smile Inc, dan Sekretaris Nasional Sekolah Aman.

Tepat pada hari Sabtu 16 Februari 2013 bertempat di Yayasan Al Ghozali, Ratusan yang terdiri dari siswa dan siswi di Jawa Barat dan Lampung menikmati apresiasi langsung dari seluruh tamu undangan.

Diawali dengan menyanyikan lagu simulasi kalau ada gempa anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan dan menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai kebencanaan.

Menurut Nurul, setiap anak perempuan dan laki-laki dapat menjadi duta anak dengan mengirimkan foto dan narasi saat menjalankan Ragam Kegiatan 20 Menit yang Memukau bersama keluarga, saat melakukan Evaluasi Diri Sekolah Ramah Anak, serta kegiatan tutor sebaya di kelas, dan sekolah/madrasah.

 Ria, Duta dari SMPN 11 Bandung, menceritakan kegiatan Jamban Bersih Sehat Jujur untuk Kesehatan reproduksi perempuan di sekolahnya yang sudah mengantarkannya menjadi Duta Sanitasi Jawa Barat lalu menjadi tamu Kick Andy Show dan bersiap melalui ENO ke Finlandia.

Rahli ketua OSIS SMPN 11 menyampaikan pelembagaan Gerakan Siswa Bersatu Menuju Sekolah Aman dan Ramah Anak (SARA) di sekolahnya.

Kegiatan Penobatan Duta Anak untuk Sekolah/Madrasah Aman dari Bencana diharapkan menumbuhkan kepedulian sejak usia anak terhadap pendidikan, lingkungan hidup dan kebencanaan.(kompas.com)